• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
HarianNKRI
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
No Result
View All Result
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
No Result
View All Result
HarianNKRI
No Result
View All Result

Bagus Hariyanto: La Nyalla, Jangan Main-Main Dengan Orang Madura

REDAKSI by REDAKSI
12 Agustus 2019
in NASIONAL, POLITIK
0
Bagus Hariyanto: La Nyalla, Jangan Main-Main Dengan Orang Madura

HARIANNKRI.COM – Ketua Umum Barisan Muslim Nusantara (BMN) Bagus Hariyanto menilai akrobat politik La Nyalla berpotensi memicu kemarahan orang Madura. Ucapan “Potong leher saya kalau Prabowo menang di Madura” justru membuat rakyat Madura merasa tertantang untuk membuktikan sesumbar La Nyalla.

Demikian dikatakan oleh Bagus Hariyanto melalui pernyataannya, Kamis (13/12/2018). Sebagai orang Madura, Bagus mengungkapkan bahwa La Nyalla tidak memahami benar sifat dan karakter rakyat Madura. Bahkan mantan Ketua Karang Taruna Jawa Timur ini juga mengaku La Nyalla bukan siapa-siapa di mata masyarakat JawaTimur.

“La Nyalla itu di Jawa Timur tidak mempunyai basis akar rumput yang fundamen. Orang Jawa Timur itu semua tahu siapa La Nyalla,” jelas Ketua Umum BMN.

Lanjut Bagus, saat ini La Nyalla sedang memainkan politik ‘tackling’ dalam pemilu 2019 di Jawa Timur. Karena sebagai calon anggota DPD RI dapil Jawa Timur, La Nyalla harus merebut secara paksa. Dan melakukan akrobat politik dengan cara menyerang kelompok yang dianggap lawan oleh dirinya. Ini dilakukan untuk merebut simpati dari kelompok lain yang saat ini dibelanya. Ia ingin menarik simpatisan warga PDIP di daerah Mataraman untuk mendapatkan suara dalam pemilihan calon anggota DPD RI.

“Sayangnya ‘tackling’ La Nyalla sangat dirasakan tidak mulus oleh masyarakat Jawa Timur. Khususnya bagi rakyat madura. Hal ini nampak, sekarang ini banyak orang Madura yang bersemangat keras untuk membuktikan bahwa omongan La Nyalla tidak benar. Jangan main-main dengan orang Madura.”

Ketua Umum BMN ini mengingatkan La Nyalla, masyarakat Madura masih tidak lupa dengan gagalnya tokoh Madura Mahfud MD sebagai calon wakil presidennya Jokowi. Orang madura itu pantang malu. Seperti dalam pepatah Madura. Yang apabila diartikan dalam bahasa Indonesia, “lebih baik putih tulang daripada putih mata”. Artinya lebih baik mati daripada menanggung malu.

“Taruhan leher La Nyalla oleh rakyat Madura saat ini, justru saat ini dianggap sebagai tantangan yang ditujukan langsung kepada rakyat Madura, karena La Nyalla bukanlah orang Madura. Sehingga dia tidak bisa mewakili perasaan dan apalagi budaya Madura,” ujar Bagus.

Akrobat politik La Nyalla ini dinilai Bagus Hariyanto, justru akan membawa dampak negatif bagi La Nyalla sendiri. Ambisi politik La Nyalla di pemilu 2019 semakin berat untuk mewujudkannya. Karena warga daerah Mataraman tentu sudah punya calon anggota DPD RI yang berasal dari komunitas PDIP sendiri.

“Apa iya nanti apabila pernyataannya La Nyalla tidak terbukti, dia mau dipotong lehernya pakai celurit madura? Statement dan taruhan seperti ini hanya bertujuan untuk mendongkrak image dirinya. Kenyataannya sudah sering terjadi taruhan politik seperti ini. Misal mau digantung di Tugu Monas dan mau diludahin wajahnya dan lain-lain. Ujung-ujungnya ngumpet atau “ngeles” setelah omongannya tidak terbukti,” tutup Bagus Hariyanto. (OSY)

Tags: akrobat politik La NyallaBagus HariyantoBarisan Muslim NusantaraBMNcalon anggota DPD RI dapil Jawa TimurJawa TimurKetua Karang Taruna Jawa TimurKetua Umum Barisan Muslim NusantaraKetua Umum BMNLa Nyallalebih baik putih tulang daripada putih mataMahfud MDmasyarakat MaduraMataramanOrang Jawa TimurOrang Madurapolitik tacklingPrabowo menang di Madurarakyat Maduratackling La Nyallatokoh Madura
Previous Post

Khoirul Amin: Penetapan PN Jakpus No 88 2016 Sangat Konyol

Next Post

LSM SAKERA dan Masyarakat, Apresiasi Kapolres Situbondo

Next Post
LSM SAKERA dan Masyarakat, Apresiasi Kapolres Situbondo

LSM SAKERA dan Masyarakat, Apresiasi Kapolres Situbondo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Footer Navigation

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.