• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
HarianNKRI
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
No Result
View All Result
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
No Result
View All Result
HarianNKRI
No Result
View All Result

Kecewa Defisit Anggaran, FRBPA Datangi Pemda dan DPRD Banyuwangi

REDAKSI by REDAKSI
12 Agustus 2019
in DAERAH, EKONOMI, SOSIAL
0
Kecewa Defisit Anggaran, FRBPA Datangi Pemda dan DPRD Banyuwangi

HARIANNKRI.COM – Belasan masa dari perwakilan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Banyuwangi Peduli Anggaran (FRBPA) menggelar aksi unjuk rasa terkait defisit anggaran, Kamis (28/12/2018).

Massa FRBPA menyuarakan kekecewaannya terhadap prestasi eksekutif, di pimpin Amrullah dan M. Helmi Rosyadi. Mereka menilai anjlok kinerja executif dalam memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD). Dan FRBPA meminta pada DPRD mengundanghadirkan BPKAD, Bapenda dan  Bappeda untuk menjelaskan pada publik.

Unjuk rasa merapat di depan  DPRD, dan di terima Ketua DPRD Banyuwangi, Made Cahyana N. SE. Untuk selanjutnya dengar pendapat FRBPA dengan mengundang hadirkan Kepala BPKAD, Syamsudin dan Ketus Bappeda, Yayan, untuk membahas adanya defisit anggaran untuk publik. Dengar pendapat ini dipimpin wakil Ketua DPRD Ruliyono dari Fraksi Golkar.

Menurut Amrullah, di hadapan Kepala BPKAD dan Ketua Bappeda, diruang sidang DPRD, mereka kecewa dengan kinerja pemerintah Banyuwangi. Banyak program – program yang dipangkas, termasuk belanja yang berkaitan langsung dengan masyarakat. Selain itu pembayaran terkait rekanan yang tertunda di tahun depan.

“Dan itu sudah dua tahun, dari tahun 2017 mengalami defisit, 2018 juga mengalami hal yang sama. Artinya, semua itu tidak akan terjadi jika defisit anggaran tidak terjadi. Berarti pemerintah gagal memaksimalkan PAD. Siapa yang gagal, dalam hal ini Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD),” ujar Amrullah, perwakilan FRBPA.

Long mach unjuk rasa dalam perjalanan dari depan Pemda menuju gedung dewan, Helmi Rosyadi, berorasi di jalanan untuk menegaskan bahwa aksinya yang iya pimpin  tak dibayar. Kalimat itu terus diulang-ulangi  diluar maupun di dalam ruang sidang dengar pendapat.

“Kalau defisit tahun 2017 sudah tertutupi, namun untuk tahun 2018 Pemerintah Kabupaten  tidak mengalami defisit. Hanya saja di penghujung tahun tahun ini masik tertinģal 30 miliar. Yang mana sisa waktu yang singkatini, sebelum akhir tahun harus sudah bisa tertutupi. Dan di tahun 2019, saya optimis tidak akan terjadi defisit,” tegas Syamsudin.

Massa FRBPA usai dengar pendapat dengan Kepala BPKAD dan Ketua Bappeda, di pimpin Wakil Ketua DPRD Ruliyono, membubarkan diri dengan santun dan tertib. (BUT)

Tags: AmrullahDefisit AnggaranDPRD BanyuwangiForum Masyarakat Banyuwangi Peduli AnggaranFRBPAKetua DPRD BanyuwangiM. Helmi RosyadiMade Cahyana N. SESyamsudin
Previous Post

PD Tinggi IP Rendah: Manunggaling Kawulo Gusti

Next Post

Erick Thohir Dilaporkan Ke Bawaslu Terkait Sandiwara Sandiaga

Next Post
Erick Thohir Di Laporkan Ke Bawaslu Terkait Sandiwara Sandiaga

Erick Thohir Dilaporkan Ke Bawaslu Terkait Sandiwara Sandiaga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Footer Navigation

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.