• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
HarianNKRI
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
No Result
View All Result
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
No Result
View All Result
HarianNKRI
No Result
View All Result

Surat Pencabutan Mandat Untuk Salman Faisal Hanya Dagelan Politik

REDAKSI by REDAKSI
12 Agustus 2019
in HUKUM, NASIONAL
0
Surat Pencabutan Mandat Untuk Salman Faisal Hanya Dagelan Politik

HARIANNKRI.COM – Digelarnya Kongres KNPI putaran kedua membuat Ketua DPD KNPI Jawa Barat, Rio Febrian Wilantara mengeluarkan Surat Pencabutan Mandat kepada Salman Faisal sebagai salah satu anggota presidium sidang. Tak ayal, surat tertanggal 28 Desember 2018 ini memantik reaksi Direktur Lembaga Bantuan Hukum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (GPI) Khoirul Amin.

Menurut Khoirul Amin, saat ditemui di markas GPI, Menteng Raya 58 Jakarta Pusat, Jumat (4/1/2018), surat tersebut tidak sah. Bahkan ia menyebut surattersebut hanyalah guyonan belaka.

“Surat Pencabutan Mandat yang dibuat oleh DPD KNPI Provinsi Jawa Barat itu hanya dagelan politik belaka. Sebab surat itu tidak ada artinya secara hukum.”

Lanjut Amin, kehadiran Salman pada kongres XV KNPI yang diadakan pada 18-21 Desember 2018 lalu, memang sebagai perwakilan daerahnya. Namun keanggotaannya sebagai presidium sidang adalah masalah yang lain. Karena yang mengangkat Salman Faisal adalah sidang kongres, otomatis yang berhak memberhentikan adalah sidang kongres juga.

“Saudara Salman Faisal memang benar perwakilan dari DPD Jawa Barat. Tapi status beliau sebagai Presidium Sidang itu diangkat dan ditetapkan oleh forum kongres. Maka yang bisa memberhentikan beliau adalah. Pertama, karena selesai tugasnya. Dan kedua, karena forum kongres menghendaki beliau diganti. Dengan melakukan PK atas penetapan yang sudah ditetapkan untuk dilakukan perubahan,” jelas Direktur LBH PP GPI ini.

Khoirul Amin mengingatkan, seharusnya DPD KNPI Jabar melihat dulu akar permasalahan, sebelum menyikapi sesuatu. Karena jika tidak, akan menjadi bahan guyonan banyak orang.

“Jadi kalau tiba-tiba hari ini ada surat pencabutan mandat dari DPD KNPI Provinsi Jawa Barat, maka menurut saya itu hanyalah surat dagelan politik biasa. Serta tidak memiliki dasar hukum dan konsekuensi hukum apapun. Terhadap status saudara Salman sebagai anggota Presidium Sidang,” tutup Amin. (OSY)

Tags: Dagelan PolitikDirektur LBH PP GPIDirektur Lembaga Bantuan Hukum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda IslamDPD KNPI Provinsi Jawa BaratGerakan Pemuda IslamGPIKetua DPD KNPI Jawa BaratKhoirul AminKongres KNPI putaran keduakongres XV KNPIPresidium SidangRio Febrian WilantaraSalman FaisalSurat Pencabutan Mandat
Previous Post

Bakti Sosial Perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 di Arwanop

Next Post

Ketua KNPI Sulteng Menolak Hadir di Kongres KNPI Putaran Kedua

Next Post
Ketua KNPI Sulteng Menolak Hadir di Kongres KNPI Putaran Kedua

Ketua KNPI Sulteng Menolak Hadir di Kongres KNPI Putaran Kedua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Footer Navigation

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.