• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
HarianNKRI
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
No Result
View All Result
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
No Result
View All Result
HarianNKRI
No Result
View All Result

Ketua GMNI Buru Siap Kawal Ganti Rugi Lahan Adat

REDAKSI by REDAKSI
30 Juli 2020
in DAERAH, HUKUM, NASIONAL
0
Ketua GMNI Buru Siap Kawal Ganti Rugi Lahan Adat

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia cabang Kabupaten Buru Sainudin Papalia

HARIANNKRI.COM – Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia cabang Kabupaten Buru (GMNI Buru) Sainudin Papalia mengaku siap mengawal ganti rugi lahan masyarakat adat setempat yang dipakai untuk pembangunan bendungan Waeapo di kabupaten Buru Provinsi Maluku. Ia bahkan mengaku akan melakukan pemalangan lahan hingga masalah tersebut diselesaikan.

Sainudin Papalia menuturnya, berlarutnya masalah ganti rugi karena pemilik lahan adat menilai pihak perusahan tidak konsisten dengan komitmen awal mengenai nominal ganti rugi. Dalam beberapakali pertemuan yang dilakukan juga tak menemukan titik temu.

“Proyek itu telah mencaplok lahan masyarakat adat seluas 422 hektar. Saya mengatakan hal ini bukan sebagai kepentingan pribadi tapi prihatin terhadap masyarkat adat pemilik lahan dan juga sebagai anak negeri adat pemilik lahan,” katanya melalui sambungan selular, Kamis (30/7/2020).

Ketua GMNI Buru ini pun menegaskan, pihaknya menyikapi hal ini dengan akan memboikot atau memalang lahan tersebut. Pemalangan akan terus dilakukan sampai dengan pemberian ganti kerugian yang layak dan adil.

“Boikot atau palang lahan bukan untuk menghalagi pembagunan pemeritah. Tetapi menginginkan keadilan terhadap masyarakat yang punya lahan,” tegasnya.

Sainudin Papalia mengaku, pada pertemuan terakhir antara Bupati Buru Ramly Umasugi dengan para toko adat pemilik lahan di bulan lalu telah dipaparkan secara detail nominal person dalam ganti rugi lahan. Namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda realisasi pembayaran. Ia berrharap, agar pemaparan Bupati Buru secepatnya di realisasikan dalam waktu dekat.

“Supaya masyarakat yang punya hak dapat menerima hak secara layak. Sehingga masyarakat dapat menikmati dan dapat menerima ganti rugi itu secara layak,” pinta Ketua GMNI Buru. (ARB)

Tags: Bendungan WaeapoBupati BuruGanti Rugi Lahan AdatKetua GMNI BuruLahan AdatRamly UmasugiSainudin Papalia
Previous Post

Anak Adat Desak Bupati Buru Konsisten Soal Nominal Ganti Rugi Lahan

Next Post

Pemkab Raja Ampat Gelar Ujian Dinas dan Penyesuaian Ijazah

Next Post
Pemkab Raja Ampat Gelar Ujian Dinas dan Penyesuaian Ijazah

Pemkab Raja Ampat Gelar Ujian Dinas dan Penyesuaian Ijazah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Footer Navigation

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.