• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
HarianNKRI
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
No Result
View All Result
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
No Result
View All Result
HarianNKRI
No Result
View All Result

Penyelam Basarnas Meninggal, Ini Kata Dansatgas SAR

REDAKSI by REDAKSI
13 Agustus 2019
in NASIONAL
0
Penyelam Basarnas Meninggal, Ini Kata Dansatgas SAR

HARIANNKRI.COM – Salah satu anggota penyelam Basarnas meninggal dunia saat menyelam dalam rangka pencarian korban Lion Air JT-610. Penyelam yang diketahui bernama Syahrul Anto ini berasal dari komunitas Indonesia Diving rescue Team (IDRT).

Informasi yang diterima suaramerdeka.id, pasien dibawa ke RSUD Koja Tanjung Priok Kota Jakarta Utara, Jumat malam (2/11/2018) pukul 22:10 WIB. Basarnas membahwa pasien kecelakaan tenggelam pada saat proses evakuasi korban Lion Air. Kondisi Pasien dalam keadaan tidak sadar, tidak ada respon, tidak ada Denyut nadi, tidak ada napas.

Salah satu penyelam Basarnas yang kemudian ketahui bernama Syahrul Anto pada pukul 22.30 WIB dilakukan pemeriksaan di IGD koja. Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh dokter Adhy sebagai dokter jaga IGD dan nyatakan sudah meninggal.

Dokter Adhy menyarankan untuk di lakukan otopsi ke RSCM guna mencari penyebab yang pasti kematiannya. Tapi dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan keluarga Syahrul menolak dan ingin langsung di bawa keluarga untuk disemayamkan.

Sementara itu Dansatgas SAR, Kolonel Laut (P) Isswarto membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar Pukul 16.30 WIB.

“Korban dari sipil, penyelam Basarnas, di bawah tim Basarnas, bukan kita,” kata Isswarto saat dihubungi.

Isswarto menegaskan, pihaknya telah mengakhiri proses penyelaman pada Pukukl 16.00 WIB. Dia pun heran mengapa masih ada Tim yang berada di bawah air pada Pukul 16.30 WIB.

“Sore jam setengah lima (kecelakaan terjadi-red). Kita tutup, jam 4, karena cuaca gelap, saya close. Tapi kok masih ada yang menyelam,” terang dia. (OSY)

Tags: Dansatgas SARIDRTIndonesia Diving rescue TeamKolonel Laut (P) IsswartoLion Air JT-610Penyelam BasarnasPenyelam Basarnas MeninggalRSUD Koja Tanjung Priok Kota Jakarta Utara
Previous Post

APO Bantu Kamboja Kembangkan Rencana Induk Produktivitas Nasional

Next Post

Saya Ini Pamannya Ahok, Ini Alasan Gus Nuril

Next Post
Saya Ini Pamannya Ahok, Ini Alasan Gus Nuril

Saya Ini Pamannya Ahok, Ini Alasan Gus Nuril

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Footer Navigation

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.