Bebaskan Eggie atau Tangkap Jokowi, Sebuah Opini Muslim Arbi

KPK Segera Saja Tangkap Enggar, Sebuah Opini Muslim Arbi

Bebaskan Eggie atau Tangkap Jokowi. Oleh: Muslim Arbi, Direktur Gerakkan Perubahan (Garpu).

Bebaskan Eggie Sudjana atau tangkap Jokowi (Joko Widodo). Dari sisi Subjek dan Objek Hukum. Maka posisi Eggie Sudjana dan Jokowi adalah sama.

Mengapa? Karena diantara prinsip-prinsip hukum adalah equal before the law (sama dan setara di mata hukum). Setiap warga negara berkedudukan sama di mata hukum (UUD45 pasal 27 ayat 1),

610X200 HUT Kapuas

Kedua, dari sisi objektivitas hukum; maka penerapan hukum harus adil dan tanpa pandang bulu. Keadilan harus mencakup semua warga negara di bawah hukum dan undang-undang Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penegakkan hukum yang adil semestinya berlaku untuk semua warga negara.

Terkait dengan pernyataan di muka Umum soal People Power yang diserukan oleh Eggie Sudjana dan Jokowi punya kepentingan dan latar belakang yang berbeda. Eggie serukan People Power terkait dengan kecurangan pemilu yang di tujukan terhadap KPU dan juga Bawaslu. Sedangkan pada saat Jokowi bikin buku dengan judul ” Jokowi, People Power” dan membentuk satgas People Power saat Pilpres 2014 itu terdapat tekanan dan ancaman kepada TNI-Polri agar netral.

700 Covid Hariannkri

Pada seruan People Power yang dilakukan oleh Eggie Sudjana itu membawa pesan agar pemilu berlaku jujur dan adil dan tanpa kecurangan. Sedangkan Buku People Power dan dibentuk nya Satgas People Power yang di lakukan oleh Jokowi bahkan terlihat dalam sejumlah foto2 di medsos itu; Jokowi memakai Ikat Kepala bertuliskan “Satgas People Power”.

Baca Juga :  Prabowo-Sandi Pasti Kalah Kalau Tidak Mendengarkan Relawan

Dari sisi isu soal People Power antara Eggie Sudjana dan Jokowi punya peran dan kedudukan yang berbeda. Eggie lakukaan seruan untuk sebuah pesan keadilan dan kejujuran teehadap penyelenggara pemilu terhadap KPU bahkan Bawaslu. Sedangkan Jokowi dalam hal ini dapat dianggap sebagai tekanan politik untuk kepentingan kekuasaan.

Menjadi pertanyaan adalah mengapa pihak kepolisian Republik Indonesia memberlakukan hal yang berbeda terhadap Eggie Sudjana dan Jokowi? Tidakkah tindakan polisi sebagai penegak hukum seperti ini; dapat dianggap menciderai rasa keadilan di masyarakat bukan?

Eggie Sudjana di tangkap di tahan dengan tuduhan Makar? Sedangkan Jokowi tidak? Jika polisi sebagai penyelanggara negara dan penegak hukum yang adil dan profesional maka apa yang di lakukan terhadap Eggie Sudjana itu di berlakukan juga terhadap Jokowi. Polisi juga mesti menangkap Jokowi.

Baca Juga :  Ijtima Ulama 3, Makarkah? Sebuah Opini Tony Rosyid

Jika polisi tidak bisa lakukan tindakan terhadap Jokowi. Maka polisi juga tidak bisa lakukan tindakan sama terhadap Eggie Sudjana. Polisi segera membaskan Eggie Sudjana secepat mungkin.

700 Covid Hariannkri
Loading...