Komisioner Bawaslu Jateng Gelar Rakernis Agar Gak Masuk Angin

Komisioner Bawaslu Jateng Gelar Rakernis Agar Gak Masuk Angin

HARIANNKRI.COM – Komisioner Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Anik Sholihatun menegaskan agar Bawaslu Kabupaten dan Panwaslu Kecamatan dapat menjaga integritasnya sebagai Pengawas Pemilu. Pasalnya, lembaga ini sudah menjadi sorotan publik dengan kewenangannya.

“Integritas jadi harga mati, harus sama kata dan perbuatannya. Jangan masuk angin dan main mata, Lakukan tugas sesuai regulasi,” ujar Anik dalam Rakernis Pengawasan Pemilu Legislatif dan Pilpres di Hotel Arra Amandaru Cepu, Kabupaten Blora, Senin, (19/11/2018).

Menurutnya, Komisioner Bawaslu Kabupaten dan Panwaslu Kecamatan (Panwaslucam) merupakan pemimpin bagi jajarannya. Sehingga harus bisa menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi.

610X200 HUT Kapuas

“Hubungan sesama komisioner dan sekretariat, serta jajaran harus cair dan dinamis, jangan sampai ada masalah,” lanjutnya di depan peserta rakernis.

Baca Juga :  Masyarakat Kawei Berharap Pemda Realisasi Perizinan Pertambangan Rakyat Jadi Daerah Percontohan

Selain itu, loyalitas terhadap pimpinan terhadap intruksi harus dipatuhi meski mendadak dan sering berganti setiap saat. Juga pengawas Pemilu harus memiliki sikap percaya diri.

700 Covid Hariannkri
“Tentunya sebelum itu harus mengetahui, memahami dan mengerti regulasi supaya bisa tampil maksimal,” jelas Komisioner Bawaslu.

Tak hanya itu, ia mengharapkan jajarannya agar menjaga diri dalam bersosial media, untuk lebih berhati-hati dan bijak.

“Jangan sampai niat kita bisa disalah artikan publik. Hindari hal-hal yang bisa mengundang masalah,” tegasnya kembali.

Diakhir sesi, Ia memaparkan agar tetap fokus pada pengawasan tahapan kampanye, laporan dana kampanye, dan pencermatan DPTHP-2 pada 30 hari mendatang. Termasuk pengadaan dan pendistribusian logistik.

“Awasi semua dengan memperhatikan aspek keadilan pemilu,” pungkas Komisioner Bawaslu. (RMT)

Baca Juga :  APK Caleg Masih Bertebaran, MAPPILU PWI Muba Pertanyakan Bawaslu 
700 Covid Hariannkri
Loading...