oleh

Kemenag Pinrang Gelar Pembukaan Pendampingan Calon Jamaah Haji

HARIANNKRI.COM – Pemerintah Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan menggelar acara pembukaan pendampingan calon jamaah haji, Rabu, (13/2/2019). Acara ini bertempat di Aula Masjid Agung Al-Munawwir Kabupaten Pinrang.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Koord. Kabid. Pelaksana Haji dan Umrah (PHU) se-Indonesia, Kabid PHU Kanwil Kemenag Sulsel. Bupati Pinrang, Ketua MUI Kabupaten Pinrang, Ketua Basnaz Kabupaten Pinrang. Serta seluruh Kepala KUA dan peyuluh agama PNS se-Kabupaten Pinrang. Hadir juga 360 calon jamaah haji, ditambah 18 cadangan Kabulaten Pinrang.

H. Muh. Ihwan selaku kasi PHU bersama kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pinrang melaporkan bahwa desain dari pembukaan ini adalah penjabaran dari 8 inovasi perhajian 2019 dan diantaranya adalah pendampingan calon jamaah haji. Dengan rakor teknis perhajian bidang PHU provinsi yang selanjutnya di proses dalam bentuk inovasi perhajian Kabupaten Pinrang. Salah satu inovasi itu adalah sinergitas. Ditandai dengan pemasangan baju tim pelayanan haji untuk tim kepala KUA, penyuluh agama Kabupaten Pinrang

Dalam pembukaannya, Muh. Ihwan menjelaskan bahwa haji dan umrah adalah salah satu ibadah yang sangat didambakan oleh setiap insan. Tidak semua orang yang secara ekonomi mampu, ditakdirkan oleh Allah untuk menunaikan ibadah haji maupun umrah. Hal itu terbukti dengan banyaknya jumlah orang yang kaya tapi belum mendapatkan panggilan dari Allah SWT.

Baca Juga :  Doa Mbah Maimun Yang Diamini Jokowi: Inilah Pemimpin, Pak Prabowo, Jadikan Ya Allah

Tetapi ada orang yang hidupnya pas-pasan, Tuhan menakdirkannya untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah. Sebagaimana yang kita saksikan bersama di media cetak maupun online komentar tukang bubur naik haji, penjual koran keliling naik haji, pedagang kaki lima naik haji.

“Haji adalah merupakan ibadah yang menggabungkan ibadah maliyah (harta-red) dan badaniyah. Sehingga orang yang mampu melaksanakan kedua ibadah ini dengan sabar dan ikhlas akan mendapatkan ganjaran pahala yang besar di sisi Allah,” kata Muh. Ihwan.

Dalam pidatonya, ketua Koord. Kabid PHU se-Indonesia menyampaikan substansi dari pendampingan. Substansi ini sebagai program khusus di Provinsi Sulawesi Selatan. Sebagai upaya pelaksanaan manasik sepanjang tahun bahwa sinergitas. Antara penyuluh agama, kepala KUA dan seluruh komponen perhajian sangat memungkinkan untuk maqbul mabrurnya ibadah haji. (ASG)

Loading...

Baca Juga